Anak egois itu mungkin judul yang tepat untuk cerita ini. Kisah ini berawal dari aku kelas 3 MTS atau bisa disebut smp lah tapi berbeda smp itu tidak terlalu mendalami agama terutama islam tapi di mts itu sangat mendalami agama islam terutama hukum islam. Nah... kembali lagi kecerita disaat aku kelas 3 mts aku tidak ter lalu memikirkan tentang cewek bahkan cuek banget dengan namanya pacaran, ujian nasional pun mendekat aku deket dengan seorang cewek namanya xxx (sensor) aku menganggapnya sebagai teman tapi teman-teman ku bilang kalau aku pacaran sama dia padahal tidakkkk, difikiranku sempat terfikirkan bahwa aku akan pacaran setelah aku sudah kerja karena aku ingin mengasih sesuatu kepada orang yang ku sanyang itu dengan jerih payah ku sendiri tanpa bantuan orang tua ku karena aku melihat teman-teman ku masih kecil sudah berani berpacaran tapi membelikan apapun masih minta ke orang tua. Sejak itu aku bersemangat untuk belajar bersungguh-sungguh agar nanti ilmuku bermanfaat dan bisa menerapkan ilmu yang sudan aku dapat, sebelum ujian nasional tingkat smp aku bersama 7 teman ku di madrasah aliyah negeri (MAN)yang juga tidak jauh di rumahku disitu pesertanya kalu tidak salah 1000 lebih, disitu mungkin ku kurang mensyukuri ilmu yang sudah saya dapat karena aku tidak masuk di 10 besar bahkan katanya aku masuk 200 besar tapi ngak tau sich karena setelah selesai try out aku langsung pulang bersama teman-teman ku, setelah 1 bulan kemudian ada surat dari MAN yang katanya tentang formulir pendaftaran gratis aku pun tidak dapat surat itu yang dapat hanya anak 4.
ujian pun selesai aku mulai kebingungan mau ngelanjutin kemana sejak kelas 2 aku berfikiran akan melanjutkan sekolah ku di aliyah swasta di daerahku yang lumayan dekat dengan rumahku, tapi Allah berkehendak lain kepadaku aku daftar di madrsah aliyah negeri diterima dengan jalur unggulan disitu aku mulai bingung karena difikiran ku kalau anak unggulan itukan anaknya pintar-pintar bahkan jenius-jenius. Sempat terfikirkan ingin pindah ke reguler tapi disisi lain aku ingin meringankan beban orang tuaku walaupun meringankan hanya 2 bulan biaya SPP per semester, mulailah ku luruskan niat ku ku jalani aja apa adanya mengalir seperti air.
Masa orientasi siswa pun berlangsung satu hari berjalan aku bertemu dengan seorang cwe yang bagiku dia cukup anggun,, pada saat itu pun aku berfikir baru kali ini bertemu dengan seorang cewek seperti itu, nah,,, pertepatan pendamping ruangan ku menyuruh buat sebuah karya yang nantinya saling menukarkan karyanya itu kepada orang yang spesial baginya  dengan cara menaruhkan karyanya itu kesebuah amplop yang sudah diberi nama, ku buatlah puisi untuknya hehehe padahal aku tidak tau nama cewek itu ,,,, ternyata aku naruhnya itu tepat di cewek itu karena dia salah satunya yang disuruh maju kedepan karena isi amplopnya itu terbanyak, bodohnya aku setelah itu aku tidak melihat namanya siapa. hari terakhir MOS adalah pembagian kelas aku masuk kelas X2 (sepuluh dua),,, hehehe hari terahir itu aku mencari dia tapi tidak ketemu sama sekali, baru pertama kali terbayang-bayang ma cewek hahaha !!!

pembelajaran semester satu pun di mulai disitu aku masih mencari cewek itu , aku pun mulai pasrah dan mulai membuka perasaanku dengan teman satu kelasku yang anaknya sering aku ejek karena dia kesulitan untuk membaca huruf R disaat aku dekat dengan cewek ini aku pun menemukan cewek yang dulu pada saat mos ku beri surat puisi . ternyata dia tetangga kelasku, kelas X1 dan dia pun sering bercanda dgn ku
Masih banyak lagi cerita yang terduga ,,, tunggu cerita selanjutnya ,......

0 komentar: